Monday, 14 November 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Perencanaan yang tidak matang atau kualitas pekerjaan yang tidak sesuai spek. Inilah yang terjadi di jalan dua jalur Kabupaten Tebo yang menjadi kebanggaan masyarakat Tebo. Pasalnya, setiap musim hujan, lubang di badan jalan dua jalur ini bermunculan ibarat jamur.

"Sudah saya amati. Setiap Musim hujan, jalan jadi rusak dan berlubang," kata Adi warga Kecamatan Tebo Tengah pada PORTALTEBO.com, Senin (14/11/2016).

Adi menduga, selain perencanaan pembangunan jalan tersebut yang tidak matang (asal-asalan), pekerjaan jalan juga dikerjakan asal jadi. "Ini kan cuma dugaan saya saja. Sebab setiap musim hujan, dipastikan lubang muncul dimana-mana. Seperti jamur saja, "ketusnya.

Hal yang sama juga dikatakan Dani pengendara sepeda motor. "Tahun kemarin seperti ini juga. Baru beberapa bulan selesai dikerjakan sudah berlubang. Begitu turun hujan, lubangnya bertambah banyak dan parah," ucap Dani.

"Memang cepat diperbaiki. Lubang ditambah sulam. Tapi tetap saja tidak bertahan lama. Hanya hitungan bulan, kembali berlubang. Jadi kita curiga dengan perencanaan dan pekerjaannya. Kesannya, asal-asalan saja, "tuntasnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement