Tuesday, 15 November 2016

author photo
Bangunan Sekolah Alam di Sungai Dahan Desa Muara Kilis Kecamatan Tenggah Ilir
PORTALTEBO.com – Bangun Sekolah Alam, ini yang selama ini didambakan Suku Anak Dalam (SAD) Sungai Dahan, Desa Muara Kilis, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Hal ini juga menjadi salah satu program yang menjadi dambaan Lembaga atau Perkumpulan Pelita Kita (PETA) dibawah kepengurusan Oktaviandi Mukhlis dan Ahmad Firdaus.

Dengan Sekolah Alam, kata Andi sapaan akrab Oktaviandi Muklis yang sudah bertahun mendapingi warga SAD di Kabupaten Tebo, pendidikan terhadap anak-anak SAD akan lebih maksimal. Pasalnya, menurut dia, bangunan  sekolah akan menjadi icon pendidikan bagi anak-anak SAD.

“Kalau sudah ada gedung atau bangunan sekolah alam, penbdidikan mereka (anak-anak SAD) akan lebih focus dan terarah,” kata Andi dengan nada optimis.

 Tidak itu saja, lanjut dia, bangunan atau gedung Sekolah Alam nantinya bersifat multifungsi. Dalam artian, selain digunakan untuk temat belajar dan mengajar, gedung Sekolah Alam nantinya bias digunakan sebagai tempat rapat adat atau tempat berkumpulnya warga SAD disaat ada kegiatan yang bersifat seremonial.

“Fungsinya banyak. Bias menjadi tempat berkumpul atau musyawarah, atau jadi tempat penginapan bagi tamu yang ingin bermalam di lokasi pemukiman SAD. Jadi gedung Sekolah Alam ini bukan hanya sekedar tempat belajar saja,” jelas Andi.

Hal yang sama juga dikatakan Ahmad Firdaus atau yang lebih akrab disapa Fir. Pendiri sekaligus pengurus PETA ini mengatakan, kesadaran warga SAD akan pentingnya pendidikan sudah sangat tinggi. Terbukti, mereka (warga SAD) sudah menghibahkan tanah (lahan) mereka untuk dibangun Sekolah Alam.

“Alhamdulillah, keinginan kami (warga SAD dan Pendamping) ini sudah ditanggapi Pemkab Tebo. Awal September 2016 kemarin, Sekolah Alam sudah dibangun di tempat kami (pemukiman SAD Sungai Dahan),” ungkap Fir yang juga menjadi tenaga pendidik SAD Tebo.

Atas dibangunnya Sekolah Alam tersebu, Fir mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tebo, terutama Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Dikbudpora) Tebo yang telah mewujudkan keinganan warga SAD untuk memiliki Sekolah Alam.

Meski demikian, Fir berharap adanya bantuan alat peraga pendidikan untuk menunjanng kegiatan belajar dan mengajar bagi siswanya (anak-anak SAD). “Tahun ini sudah dibangun Sekolah Alam. Tahun depan mudah-mudahan pemerintah memperhatikan alat peraga untuk penunjang pendidikan mereka,” kata Fir berharap.


Sementara, Apung pimpinan atau Temenggung SAD Sungai Dahan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tebo yang telah membangun Sekolah Alam di pemukimannya. “Kami sangat bangga, dibangunnya Sekolah Alam ini menandakan kalau kami dianggap ada oleh pemerintah. Mudah-mudahan keberadaan sekolah ini mampu mencerdaskan anak-anak kami nantinya,” singkat Apung. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement