Tuesday, 15 November 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Warga Suku Anak Dalam (SAD) Desa Sungai Jernih, Kecamatan Muara Tabir, ingin ikut partisipasi pada pemilihan calon kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tebo 2017 mendatang. Hak ini diungkapkan oleh Basudut salah seorang tokoh pemuda SAD Kecamatan Muara Tabir.

Dijelaskannya, ada dua kelompok warga SAD yang berdomisili di desa Sungai Jernih. Dari dua kelompok tersebut, sedikitnya ada sekitar 600 kepada keluarga (KK). "Kalau yang memiliki e-KTP atau hak suara sekitar 300 jiwa," jelas Basudut yang lebih dikenal dengan nama Irman Jalil pada PORTALTEBO.com, Selasa (15/11/2016).

Sayangnya, kata Basudut, keinginan warga SAD ini terkendala dengan penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang jauh dari tempat mereka bermukim. Basudut pun minta kepada panitia penyelenggara Pilkada agar menempati TPS tidak jauh dari pemukiman mereka (desa Sungai Jernih).

"Kami minta kepada panitia penyelenggara (KPUD Tebo) untuk menempatkan TPS khusus dekat dari pemukiman kami. Jadi kami semua disini bisa mengunakan hak suara," kata dia.

"Kalau TPS yang bakal ditempatkan nanti, lokasi jauh dari pemukiman kami. Kawatirnya, warga enggan ikut memilih. Jadi, Setidak-tidaknya ada TPS yang ditempatkan di Sungai Jernih yang lokasi tidak jauh dari pemukiman kami, "pinta Basudut.

Atas permintaan warga SAD Sungai Jernih ini, Riance Juscal Komisioner KPUD Tebo dikonfirmasi PORTALTEBO mengatakan, untuk penambahan TPS harus ada rekomendasi dari Panwas. Pasalnya, jumlah dan penempatan TPS yang ada saat ini telah disetujui pada rapat pleno kemarin.

"Bisa saja ditambah TPS baru disana (Sungai Jernih), tapi harus ada rekomendasi dari Panwas," kata Riance.

"Coba perwakilan dari mereka (warga SAD) temui Panwas. Apakah  oleh atau tidak dilakukan penambahan TPS disana," singkatnya mengakhiri. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement