Wednesday, 2 November 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Para modin pengurus jenazah di Tebo minta perhatian dari Pemkab Tebo. Pasalnya, selama ini keberadaan mereka belum tersentuh bantuan.

Seperti yang diungkapkan oleh Muhamad Samsul Ma'arif (48) Modin Pengurus Jenazah, Jalan Tengku Umar Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Kepada PORTALTEBO.com mengaku sudah lebih 10 tahun menjalani profesi modin pengurus jenazah. Namun, sampai sekarang belum ada perhatian dari Pemkab Tebo.

"Sepuluh tahun lebih jadi modin, belum ada dapat bantuan dari pemerintah. Baik bantuan honor maupun tali asih," ungkapnya.

Lanjutnya, pekerjaan modin merupakan panggilan hati tanpa dan  berharap menjadi amal Solih di akhirat nanti. Kendati demikian, kata dia, pekerjaan Modin merupakan pekerjaan Sosial dan keagamaan.

"Alangkah senangnya jika pemerintah peduli dan mau memperhatikan pekerjaan kami. Paling tidak pemerintah membantu dsna insentif  atau tali asih. Kalau soal Suka duka mengurus Jenazah, rasanya gak layak lah kalau di ceriterakan, " harap Muhamad Samsul Ma'arif, didampingi Modin Musta'in.

Sementara itu, H. Ngatiran Anggota DPRD Tebo dari Fraksi Golkar, saat dimintai pendapatnya terkait profesi modin mengatakan, pihaknya sangat merespon apa yang menjadi aspirasi para modin tersebut.

Menurut dia, salah satu kendala yang membuat para modin kurang mendapat perhatian diantaranya, minimnya dana bantuan sosial (Bansos) dan tidak adanya aturan dana ADD maupun DD yang bisa dilokasikan untuk bantuan modin.

Meski demikian, dia berjanji akan membawa aspirasi para modin tersebut ke forum DPRD Tebo, "Akan saya sampaikan aspirasi ini ke Forum DPRD Kabupaten Tebo, "katanya. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement