Wednesday, 9 November 2016

author photo
Ilustrasi sumber Internet 
PORTALTEBO.com - Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) menjadi kisah yang sangat menarik. Bagaimana tidak, Polling Hillary pada sejumlah polling nasional mengungguli polling Capres Partai Republik Donal Trump. Namun kenyataannya Donald Trump justru unggul setelah meraih electoral vote (jatah suara) 288 banding 215 pada Rabu, 9 November 2016.

Seperti dikutip PORTALTEBO.com pada situs media online detik.com pada berita yang berjudul Menjelang Pilpres AS, Hillary Clinton Ungguli Trump dalam Berbagai Polling, dimana Swing states merupakan negara bagian dengan jumlah dukungan yang sama kuat untuk kedua partai, baik Partai Demokrat maupun Partai Republik. Pemungutan suara akan digelar secara nasional pada Selasa (8/11) waktu AS.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (7/11/2016), polling terbaru NBC/Wall Street Journal menunjukkan keunggulan Hillary atas Trump dengan selisih 4 persen. Polling yang dirilis Minggu (6/11) itu juga menyertakan kandidat alternatif dari Partai Libertarian Gary Johnson dan Partai Hijau Jill Stein.

Polling terbaru NBC/Wall Street Journalmenunjukkan sebanyak 44 persen responden mendukung Hillary dan sebanyak 40 persen responden mendukung Trump. Sedangkan Johnson memperoleh 6 persen dukungan dan Stein memperoleh 2 persen dukungan.

"Jika Anda hanya meraup 44 persen suara, itu berarti Anda masih rapuh jika sebagian besar pemilih yang belum menentukan pilihan mengambil langkah tertentu. Dalam kondisi itu, kedua kandidat masih membutuhkan jumlah pemilih yang besar saat hari pemilu dan masih harus meraup dukungan mereka," sebut pakar polling Nate Silver dari situs FiveThirtyEight.comkepada ABC.

Polling terbaru itu juga menunjukkan Hillary unggul atas Trump dengan perolehan 51 persen melawan 39 persen di kalangan warga AS yang telah memilih lebih awal.

Sedangkan polling terbaru Washington Post/ABC yang dirilis Minggu (6/11) pagi waktu setempat, menunjukkan Hillary unggul 5 persen atas Trump. Sebanyak 48 persen responden menyatakan dukungannya pada Hillary dan sebanyak 43 persen mendukung Trump.

Kemudian polling terbaru Reuters/Ipsos yang digelar 30 Oktober - 3 November, menunjukkan Hillary mengalahkan Trump dengan selisih 5 persen. Sebanyak 44 persen dukungan mengalir untuk Hillary melawan 39 persen dukungan untuk Trump.

Pertempuran Hillary dan Trump sendiri akan berlangsung sengit di sejumlah swing statesyang sulit diprediksi oleh polling. Beberapaswing states seperti Florida dan North Carolina yang sebelumnya mendukung Hillary, semakin mendekati pilpres mulai condong ke Trump.

Polling CBS News yang digelar khusus di beberapa swing states, menunjukkan Trump unggul tipis atas Hillary di Ohio dengan perolehan 46 persen melawan 45 persen. Untuk negara bagian Florida, hasil polling CBS Newsmenunjukkan kedua capres sama kuat dengan perolehan 45 persen melawan 45 persen.

Florida sendiri merupakan 'induk' dari seluruhswing states di AS. Dengan 29 electoral collegeyang diperebutkan di negara bagian ini, Florida seringkali dianggap menjadi penentu pilpres AS. Kedua capres harus meraup 270 electoral college dari total 538 electoral college yang diperebutkan.

Sementara itu berita terbaru di rilis oleh detik.com sekitar satu jam yang lalu setelah berita ini di update, kenyataannya Donald Trump memenangkan pemilihan suara dan terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat setelah meraih electoral vote (jatah suara) 288 banding 215 pada Rabu, 9 November 2016. Bila dilantik Donald Trump akan menjadi presiden ke -45 Amerika Serikat menggantikan Barack Obama.

Terkait hal ini salah satu pembaca PORTALTEBO.com yang enggan ditulis namanya, saat dikonfirmasi terkait hasil Pilpres AS ini mengatakan bahwa kemenangan Donald Trump pada Pilpres AS tersebut adalah hal yang diluar dugaannya, sebab sejak awal ia mengikuti setiap pemberitaan Pilpres AS tersebut Hillary Clinton hampir selalu mengungguli Donald Trump pada polling yang di lakukan menjelang Pelaksanaan Pilpres.

"Saya sering ngikutin berita ini, saya kaget ketika mengetahui Donald Trump menang, sebab kemarin saya baca berita Clinton pollingnya unggul, ini sangat menarik sekali untuk disimak beritanya, sekalian menambah wawasanlah,"sebutnya.(p09)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement