Sunday, 6 November 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Dua pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Tebo yang telah menyerahkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Hasilnya, seperti yang dirilis di Website resmi KPK www.kpk.go.id/, calon bupati nomor urut 1 yakni hamdi berada di posisi tertinggi dengan nilai Rp Rp 6.348.508.318. Disusul calon bupati nomor urut 2 yakni Sukandar dengan nilai harta kekayaan Rp 5.085.091.043. Di posisi ketiga yakni calon wakil bupati pasangan Hamdi yakni Harmain dengan nilai Rp 1.076.740.000. Sementara itu, calon wakil bupati pasangan Sukandar yakni Syhalan menjadi calon dengan nilai harta kekayaan paling kecil (sedikit) yakni hanya sebesar Rp 310.122. 500  

Untuk diketahui, dalam keterangan website resmi KPK www.kpk.go.id/, laporan harta kekeyaan calon bupati nomor urut 1, Hamdi,S.Sos, MM diterima KPK pada tanggal 21-09-2016, kemudian Harmain 24-8-2016. Selanjutnya calon bupati nomor urut 2, H. Sukandar, tercatat diterima KPK pada tanggal 23-09-2016, sedangkan untuk calon wakil yakni Syahlan diterima KPK pada tanggal 19-09-2016.

Ketua KPUD Tebo, Basri dikonfirmasi Minggu (06/11/2016) menjelasakan, dalam hal LHKPN, KPUD sifatnya hanya mengetahui jumlah harta kekayaan calon melalui wibesite KPK.

"Calon tidak harus melaporkan berapa jumlahnya ke kita, KPU sipatnya hanya menerima bukti bahwa calon sudah menyertakan bukti laporakn LHKPN saat pendaftaran saja. Mengenai jumlahnya kita cukup lihat di website KPK saja," katanya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement