Sunday, 9 October 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Warga Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, menolak keberadaan pasar malam yang beroperasi di Terminal Rimbo Bujang.

Aksi penolakan tersebut, sempat pula terjadi penutupan paksa oleh warga terhadap pasar malam tersebut. Namun, pasar malam tersebut beroperasi kembali.

Tidak hanya warga, pihak Sat Pol PP Tebo juga pernah memberikan peringatan dengan menutup pasar malam dengan cara membongkar lapak pasar malam tersebut. Namun, saat akan dibongkar, pengelola pasar malam minta toleransi akan membongkar sendiri lapak pasar malam tersebut.

Setelah diperingati tersebut, ternyata pasar malam tersebut tetap membandel dan masih tetap beroperasi sampai saat ini dengan dalih mendapatkan izin dari pihak Kepolisian dan pemuda setempat.

Diketahui, pasar malam tersebut sudah beroperasi sejak 5 bulan yang lalu. Menyikapi persoalan beroperasinya pasar malam di Terminal Rimbo Bujang yang dijadikan sebagai kedok perjudian bola glinding berhadiahkan rokok ini, masyarakat RT 007 RW 017 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang membuat surat pernyataan bersama dengan membubuhkan tanda tangan menolak keberadaan pasar malam tersebut.

Isi pernyataan tersebut diantaranya yang pertama adalah kami menolak adanya kegiatan perjudian yang berkedok pasar malam (Permainan ketangkasan) yang ada dilingkungan kami (Terminal baru Rimbo Bujang) untuk hari ini dan seterusnya.

Kedua, kami himbau kepada seluruh jajaran structural pemerintahan diatas kami untuk dapat melaksanakan secara konsisten semua komitmen dan standar operasional prosedur tentang perizinan dalam berbagai hal.

"Ya benar warga kami menolak keberadaan pasar malam di terminal Rimbo Bujang,” ujar Ketua RT 007, Nur Kholic, Sabtu (8/10) dikediamannya disamping Terminal Rimbo Bujang.

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh pemuda setempat, Sepriyadi. Ia menegaskan bahwa surat pernyataan ini akan dikirimkan ke Kapolres Tebo hingga Kapolda Jambi untuk diketahui dan bermohon kepada Kapolres Tebo untuk mencabut izin operasi pasar malam tersebut jika memang ada izinnya.

“Kita tau ada oknum alat Negara yang membekingi pasar malam di Terminal Rimbo Bujang, tapi kita tidak fikirkan itu. Yang jelas surat pernyataan warga ini akan kita kirimkan ke Polres dan Polda,” ujar pemuda ini.

Sementara itu, Kapolres Tebo AKBP Aman Guntoro saat dikonfirmasi terkait aksi penolakan warga terhadap pasar malam di terminal Rimbo Bujang menyatakan bahwa, pasar malam tersebut akan  secepatnya ditutup jika warga setempat menolaknya.

“Ya akan kita tutup (Pasar malam di terminal Rimbo Bujang_red) kalau warga setempat menolaknya. Kalau soal izin, nanti saya cek dulu,” sebut Kapolres Aman Guntoro, Minggu (9/10/2016. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement