Monday, 24 October 2016

author photo
Masa-muda adalah masa dimana para generasi lagi giat-giatnya menciptakan kreatifitas dan ide-ide cemerlang. Namun untuk menciptakan sebuah kretifitas seorang pemuda tidak lepas dari dukungan dan motivasi dari pihak-pihak generasi yang lebih tua. Sayangnya, di era yang semakin maju ini hubungan antara yang muda dengan yang tua sudah agak menurun. Seperti yang kita rasakan saat ini banyak  para generasi muda diremehkan oleh generasi muda. Sehingga motivasi para generasi muda menurun.

Padahal jika generasi tua tersebut memberi motivasi para generasi muda, maka para generasi muda akan maju. Setidaknya punya bekal untuk mengahadapi di masa yang akan.

Selain menghambat para generasi muda untuk berkreatifitas, para generasi muda juga merasa  sedikit-sedikit salah. Sedikit-sedikit salah, itu yang dirasakan oleh anak muda dalam hubungannya dengan generasi lebih tua. Setidaknya itu yang di rasakan oleh anak muda zaman sekarang. Kalau generasi tua senang maka dia hanya menyampaikan pujian, untuk menyenangkan hati saja, coba kalau posisinya terancam, maka buru-buru akan mencari kambing hitam, dan lagi-lagi anak muda yang punya sasaran empuk.

Tentu tidak semua generasi tua demikian. Namun masih banyak juga yang masih peduli dengan gigihnya anak muda memperjuangkan kebenaran. Walaupun jumlah mereka tidak banyak, tapi patut kita beri apresiasi. Karena genarasi tua untuk golongan dahulu lebih ekstrim lagi mereka menganggap generasi muda sebagai pesaing mereka, dan mereka siap-siap membentengi diri agar posisi mereka tetap aman. Aman dari pengaruh budaya luar, seperti kenakalan remaja, narkoba dan sebagainya.

Sebagai pribadi, mungkin sumber daya manusia di Tebo mengalami kemajuan. Banyak para petani karet dan sawit, tetapi secara pembangunan, pemerintahan atau pendidikan, bisa jadi Kabupaten Tebo jalan ditempat.

Mari kita bandingkan dengan kabupaten yang lagi maju, banyak instansi-instansi pemerintahan, teknologi mereka dari tahun ketahun semakin maju, dan meningkat banyak instansi-instansi pemerintah swasta berdiri seperti pabrik dan tempat perkuliahan. Inilah salah satu kabupaten yang maju.

Untuk menciptakan lapangan pekerjaan, mereka konsisten dalam mengembangkan sesuatu. Tapi mari kita lihat kabupaten kita. Seperti yang kita rasakan saat ini di Kabupaten Tebo ini lagi gempar-gemparnya dengan hal-hal yang negatif, seperti begal di mana-mana, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, juga sudah masuk dikalangan pelajar yang ada di Kabupaten Tebo.

Kenapa demikian? Karena kurangnya suatu lapangan pekerjaan yang ada di daerah sekitar mereka, selain itu kreatifitas para pemuda yang ada di Kabupaten Tebo sangat minim sekali bisa kita hitung pakai jari. Para pemuda yang berkeliaran dimana-mana lebih banyak di bandingkan dengan para generasi muda yang berkreatif mengembangakan pikirannya.

Kabupaten yang maju melakukan kaderisasi secara massif. Mereka melakukan pengembangan sumber daya manusia dari tahun-ketahun. Bagaimana agar katakanlah teknolgi dimasa yang akan datang lebih baik dari masa sebelumnya. Sehingga teknologi mereka semakin hari semakin baik, karena generasi tua membina generasi muda secara baik.

Tetapi juga tidak sepenuhnya kesalahan generasi tua saja, kita perlu adil dalam menyikapi ini. Generasi muda juga harus mau berkomunikasi dengan generasi tua sehingga, transfer ilmu, teknologi, dan semua kebaikan yang dimiliki oleh generasi tua dapat bermanfaat bagi generasi muda tentunya akan diteruskan oleh generasi yang akan datang.

Terlepas dari kontroversi tentang sumpah pemuda, apakah eksistensinya menjadi sakral karena kepentingan politik. Bagi saya yang terpenting adalah bagaimana momen ini kita jadikan spirit untuk para pemuda. Pemuda yang berkreatif dan berkualitas untuk melakukan perubahan untuk menjadikan kabupaten yang lebih baik, untuk bisa bersaing dengan kabupaten yang lain.

Penulis : Andiyan Antono, Mahasiswa STIT Tebo

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement