Sunday, 23 October 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Kendati Saat Ini Hampir dipastikan yang bakal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tebo 2017 mendatang hanya dua pasang calon, yakni bakal pasangan calon (Paslon) Suka- Syahlan dan Hamdi- Harmain namun tidak sedikit warga yang belum menentukan pilihan.

"Meskipun belum resmi ditetapkan KPU, Pilkada Tebo hampir dipastikan yang maju hanya dua pasang kandidat. Namun begitu, sebagian besar  warga desa Mengupeh Kecamatan Tebo Ilir belum menentukan pilihannya, baik ke pasangan Suka- Syahlan maupun ke Hamdi- Harmain," ungkap Meri, salah satu warga desa mengupeh pada PORTALTEBO.com.

Lanjutnya, sepertinya masyarakat masih bimbang untuk menentukan pilihannnya. Pasalnya kedua pasang calon sama-sama putra terbaik Tebo yang sama- sama ingin memajukan Kabupaten Tebo.

"Masing- masing calon bupati adalah orang yang tidak asing lagi dimata masyarakat, khususnya masyarakat desa Mengupeh yang dianggap telah banyak membawa perubahan di Kabupaten Tebo," tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa selama lima tahun pemerintahan Suka-Hamdi, Tebo sudah banyak berubah menjadi lebih baik.

"Keberhasilan yang diraih Sukandar selama memimpin Tebo adalah keberhasilan Hamdi juga, begitu juga dengan kekurangan-kekurangan selama kepemimpinan Sukandar itu termasuk kekurangan Hamdi juga, karena mereka satu paket tidak bisa dipisahkan," bebernya.

Menurutnya Sukandar dan Hamdi sama- sama sudah berpengalaman. Mereka sama- sama tahu apa yang dibutuhkan Tebo kedepannya.

"Mereka berdua sama-sama tahu apa yang harus diprioritaskan apabila dipercaya masyarakat menjadi pemimpin lima tahun kedepan. Ini sebenarnya yang membuat masyarakat masih bingung untuk menentukan pilihannya," kata Meri.

Ketua karang taruna desa Mengupeh ini juga mengatakan, selain ingin mengetahui visi, misi dan misi, warga desa Mengupeh khususnya juga mempertimbangkan track record kedua pasang calon baru, setelah itu baru menentukan arah dukungannya.

"Sepengetahuan saya sejauh ini belum ada pergerakan dari masing- masing calon didesa mengupeh, belum ada pembentukan tim dan yang lain-lain. Dan bisa jadi itu juga yang jadi penyebab masyarakat disini belum menentukan arah dukungannya," katanya lagi.

Sebagai ketua karang taruna dirinya menghimbau kepada segenap pemuda dan pemudi desa Mengupeh untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkaitan dengan politik terutama isu sara.

"Kita semua sama, tidak ada suku Batak, Melayu , Jawa dan lain sebagainya. Kita semua adalah warga negara Indonesia, NKRI adalah harga mati," tegasnya.

"Boleh- boleh saja kita menjagokan salah satu kandidat. Sampaikan visi, misi dan program kerja kandidat yang kita dukung dengan santun dan jangan memaksakan kehendak apalagi sampai menjelek-jelekkan kandidat lain. Sukses tidaknya Pilkada Tebo 2017 mendatang, bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu dan penegak hukum, tapi juga menjadi tanggung jawab kita semua terutama kawula muda," pungkas Meri. (p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement