Thursday, 13 October 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Pembukaan Pameran Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-17 Kabupaten Tebo, yang dilaksanakan di lapangan Merdeka Kecamatan Tebo Tengah, Rabu (12/10/2016) dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi. Sayangnya, pameran yang seharusnya menjadi ajang promosi potensi Tebo tersebut, terkesan hanya seremonial belaka. Pasalnya, dari puluhan stand yang mengikuti ajang tahunan itu, beberapa stand terlihat tertutup.

"Kok sudah jam 5 sore masih ditutup. Seperti tidak mau dikunjungi saja. Padahal, sore beginilah banyak pengunjungnya, " ujar Anto warga yang berkunjung kelokasi pameran, Kamis (13/10/2016).

Seharusnya, kata Anto, masing-masing stand ditunggu atau dijaga oleh masing-masing penanggung jawab stand. "Harus ada yang jaga. Jika ada pengunjung jadi tidak kecewa. Kalo ditutup kan kasihan sama pengunjungnya. Apalagi ini sudah jam 5 sore belum dibuka juga, "kata dia.

Hal yang sama juga dikatakan Rizki. Menurut dia, salah satu tujuan pameran pembangunan untuk mempertemukan antara produsen, pengusaha UMKM dalam satu event sehingga tercipta suatu hubungan dagang yang simbiosis mutualisme.

Dengan begitu, lanjut dia, akan tercipta hubungan yang saling menguntungkan. Baik antara produsen, pengusaha UMKM, dengan buyer dan lainnya. "Sayang kan acara seperti ini kalo tidak dimanfaatkan," kata Rizki.

Sebenarnya, lanjut Rizki, selama ini banyak produk asal Tebo yang berkualitas diminati oleh daerah lain. Seperti kain batik yang pernah dipesan hingga Bali.

Sayangnya, selama ini berbagai produk yang dihasilkan para pelaku UMKM ini, tidak terpublikasikan dengan baik. "Pameran ini kan salah satu ajang promosi. Tapi kok kurang dimanfaatkan dan terkesan hanya seremonial saja, "tuntasnya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement