Wednesday, 19 October 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Pembakaran belasan Dompeng Penambang Enas Tanpa Izin (PETI) oleh warga Dusun Pematang Tampui Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto Ilir pada beberapa hari lalu tampaknya benar-benar memberi efek jera kepada pelaku PETI tersebut.

Saat inipun menurut Camat Kecamatan VII Koto Ilir Antoni Faksi kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa kondisi kembali aman dan kondusif setelah peristiwa warga mengamuk membakar Dompeng PETI tersebut.

"Aman, sekarang sudah kondusif, dan di dusun itu sekarang tidak ada lagi aktivitas PETI, kami dari Kecamatan juga sudah himbau semua desa secara resmi soal larangan PETI ini,"ujar Antoni Faksi.

Dikatakan Antoni Faksi lagi bahwa kejadian pada  Kamis (12/10/2016) lalu itu dilakukan oleh puluhan warga Dusun Pematang Tampui Desa Cermin Alam,"Awalnya para pekerja PETI itu sudah dikasih tau, sudah di himbau oleh Kepala Desa dan BPD bahwa warga menolak keberadaan PETI tersebut, tapi tidak di indahkan, bahkan sayapun sudah berkali-kali mengingatkan lewat sosialisasi dan setiap ada acara di masyarakat,"jelasnya.

Ditambahkannya lagi,"Alasan warga saat itu menolak karena air sumur warga juga tercemar dan kotor, selain itu juga ada yang mengeluhkan air waduk diatas sawah juga tercemar sehingga masuk ke sawah, dan kemarin saya dapat laporan yang dibakar sekitar lima belasan Dompeng, sebelum itu terjadi sejak awal baik desa maupun Kecamatan sudah berupaya mengingatkan para pendompeng, sudah kita kasi tau dan kita ingatkan kalau warga menolak,"bebernya.(p03) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement