Monday, 17 October 2016

author photo
Petani yang tergabung dalam KUD OGMI saat gelar aksi demo di PT PAH 
PORTALTEBO.com - Ratusan petani yang tergabung didalam Koperasi Unit Desa (KUD) Olak Gedang Melako Intan (OGMI) sebagai mitra Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Persada Alam Hijau (PAH) yang sahamnya sudah dibeli oleh PT Golden Plantation Tbk, anak usaha PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) akhir tahun 2014 lalu, mengancam akan membuat kejutan besar untuk PT PAH dan juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo.

"Kami akan membuat kejutan besar untuk PT PAH karena sudah berulang kali mempermainkan kami, sekaligus juga untuk pemerintah Kabupaten Tebo yang terkesan tidak serius menangani permasalahan ini," ujar Abdul Hair, salah satu petani yang tergabung dalam KUD OGMI.

Dia mengatakan, seperti biasa PT PAH kembali membohongi petani mitranya. Padahal janji masalah pembagian hasil tersebut bukan hanya ditanda tangani tapi juga dibacakan oleh Saudara Butar- butar selaku menejer dihadapan ratusan petani, Kabag Ops, Kasat Intel Polres Tebo, unsur muspika kecamatan Rebo Ilir serta puluhan aparat keamanan baik dari TNI maupun dari POLRI.

Dijelaskannya bahwa didalam kesepakatan saat aksi ratusan petani di PT PAH beberapa waktu lalu pihak perusahaan berjanji akan menyampaikan jadwal pembagian hasil kepada seluruh petani secara tertulis. Dan itu dijanjikan paling lambat tanggal 10 Oktober 2016. Tapi sekarang sudah tanggal 16 Oktober, belum juga ada kabar.

Imam masjid Jami' Nurul Hidayah dusun Tanjung Sari, Kelurahan Sungai Bengkal yang tidak mau namanya disebutkan, enggan menyebutkan seperti apa kejutan yang bakal dilakukan para petani PT PAH tersebut.

"Kami merasa sudah terlalu sering dipermainkan oleh perusahaan, makanya kami akan membuat kejutan besar untuk mereka (PT PAH, red). Seperti apa kejutannya, nanti anda akan tahu sendiri, tunggu saja tanggal mainnya," katanya.

Sementara, Saudara Butar- Butar, menager PT PAH Sungai Bengkal sampai berita ini diturunkan belum bisa dimintai tanggapannya. Walau Nomor HP yang biasa Ia gunakan bernada aktif, namun tidak ada respon meski ditelpon berulangn ulang. (p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement