Thursday, 6 October 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Menurut informasi yg diperoleh djambi.co dalam beberapa hari terakhir, Senin (10/10) mendatang, akan berlangsung unjuk rasa ratusan warga yang menuntut PT. LAJ soal ganti rugi lahan yg di gawangi oleh Sdr. Tarmizi dan Boy Nasution.

Namun, sepertinya rencana unjuk rasa menuntut ganti rugi ke PT. LAJ ini akan bebenturan dengan surat kesepakatan bersama yang sudah di teken oleh Tarmizi setahun lalu.

Menurut keterangan sumber yang di kutip dari djambi.co (5/10/2016) menerangkan, Bahwa tuntutan ganti rugi oleh kelompok ini sebelumnya atau pada tahun 2015 sudah diberikan perusahaan ganti rugi berupa tali asih dan biaya operasional atas lahan yang mereka garap seluas 400 hektar.

“Selain telah menerima ganti rugi, kelompok Tarmizi juga telah menandatangani surat kesepakatan bersama yang dibuat bersama pada saat itu” ujar sumber memaparkan.

Lebih lanjut sumber menerangkan, Bahwa pada poin surat kesepakatan itu, Tarmizi, selaku pihak kedua, bersedia membatalkan segala tuntutan kepada pihak pertama selaku pemegang ijin kelola yg sah.

“Tarmizi juga sepakat tidak akan menuntut atau menggugat, meminta kembali ganti rugi dalam bentuk apapun kepada pihak pertama, dan membebaskan pihak pertama atas gugatan atau tuntutan ahli waris, seperti anak, isteri, orang tua, adik, kakak dan atau pihak lainnya” lanjut sumber menjelaskan.

Dengan di tandatanganinya surat kesepakatan tersebut, kata sumber, selanjutnya kedua pihak menyatakan bahwa segala bentuk permasalahan dan kewajiban pihak pertama kepada pihak kedua atau sebaliknya, sudah dinyatakan selesai.

Terkait informasi tersebut, Kapolres Tebo melalui Wakapolres, Kompol Ali Sadikin, ketika di hubungi membenarkan memang ada rencana unjuk rasa pada tanggal 10 mendatang, “Betul, Kordinatornya Tarmizi” jawabnya singkat.

Lantas, tebersit pertanyaan yg sederhana, jika benar demikian adanya, lalu apa yang mendasari kelompok Tarmizi menuntut kembali ganti rugi kepada PT.LAJ pada aksi yang akan datang?

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, media ini belum memperoleh keterangan resmi dari Tarmizi atau kelompok yang bersangkutan. (Red/djambi.co)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement