Wednesday, 14 September 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Tebo, Rabu (14/9/2016). Penandatangan ini, untuk menjalin kerjasama dalam meningkatkan efektifitas pelayanan dalam aspek hukum.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor Kejari Tebo ini dihadiri langsung oleh Nur Slamet, SH, MH Kajari Tebo beserta seluruh staf dan Kepala kantor BPJS Cabang Jambi, Kaharuddin, MH, beserta staf.

Dalam sambutannya, Kaharuddin mengatakan, sebagai lembaga atau badan yang dibentuk Undang-Undang untuk mengemban dan melaksanakan amanat Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, telah melakukan berbagai upaya percepatan dan langkah-langkah akselarasi. Termasuk kerjasama penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

"MoU ini merupakan inisiatif dari Internal kami (BPJS), dan kami juga diintruksikan untuk bekerjasama dengan Kejaksaan untuk menyadari perusahaan akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, "kata Kaharuddin dihadapan Kajari Tebo beserta staf.

"Untuk itu saya atas nama pihak manajemen menyatakan bahwa kerjasama ini bukan hanya sebagai tanda tangan, tapi kami juga akan menyerahkan data berikut permasalahannya, "kata dia lagi.


Dibeberkannya, salah satu problem yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan diantaranya, banyak perusahaan yang hanya sebagian saja mendaftarkan karyawanya sebagai peserta BPJS. Misalnya, kata dia, perusahaan tersebut memiliki 100 orang karyawan atau tenaga kerja, namun yang didaftarkan ke BPJS hanya 20 orang.

"Jadi ini yang harus kita beri kesadaran kepada pihak perusahaan akan pentingnya BPJS. Makanya langkah konkret kita dengan bekerja sama dengan pihak kejaksaan," ucapnya.

Dengan adanya kerjasama ini, Kaharuddin berharap dapat memperoleh bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain dari Kejari Tebo

"Kita berharap ke depannya, semua badan usaha maupun perusahaan mendaftarkan karyawan atau tenaga kerjanya, "harapnya.

Nur Slamet, SH, MH, Kajari Muara Tebo menyambut baik atas langkah yang diambil oleh pihak BPJS. "Mudah-mudahan ini merupakan langkah yang baik untuk kedepannya," ujar Kajari.

Dijelaskannya, persoalan BPJS Ketenagakerjaan merupakan ranah Datun. Terkait MoU, ini merupakan langkah awal pihak BPJS melibatkan pihak kejaksaan. "Yang jelas jika ada perusahaan yang bermasalah akan kita berikan teguran, jika tetap membandel, akan kita serahkan ke ranah Datun, jika tetap juga akan kita serahkan ke persidangan, "pungkasnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement