Tuesday, 2 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Bukan hanya Pengurus Golkar Tebo saja yang resah dengan ketidak hadiran anggota dewan yang merupakan kader murninya, tapi kondisi ini turut menjadi perhatian Ketua PDIP Tebo Wartono Triyan Kusumo yang notabenenya Wakil Ketua DPRD Tebo.

Berbeda dengan Golkar yang memastikan akan mengeluarkan SP1, PDIP justru memanggil kader PDIP yang tidak hadir tanpa keterangan tersebut.

"Dipanggil dulu, kalau tidak hadir tanpa keterangan maka akan kita bawa ke DPC untuk dibahas,"bilang Tono.

Soal sah atau tidaknya Paripurna tersebut, sama halnya dengan Ketua DPRD Tebo menurut Tono sah, adapun sebelumnya diberitakan menurut Agus Rubyanto yaitu,"Ini Paripurna LKPJ Keuangan Bupati, jadi walaupun tadi banyak yang tidak hadir, Paripurna tetap sah. Sebab sesuai dengan Peraturan Pemerintah apabila LKPJ tidak ditanggapi dalam jangka waktu 30 hari setelah LKPJ diterima, maka dianggap tidak ada rekomendasi untuk penyempurnaan, artinya kita dewan yang rugi kalau tidak hadir,"ujar Ketua DPRD Tebo Agus Rubyanto.

Terkait hal ini pun, Agus Rubyanto selaku Ketua DPD Golkar Tebo mengaku akan mengambil tindakan terhadap kader Golkar yang menjabat sebagai anggota dewan namun sengaja tidak hadir, atau tanpa keterangan tidak hadir pada Paripurna tersebut.

"Saya akan berikan surat peringatan pertama kepada kader Golkar yang tidak hadir, soalnya tugas kita sebagai anggota dewan itu ya rapat seperti ini, jadi ya harus hadir,"tegasnya.(p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement