Tuesday, 2 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Bagi kader Golkar yang tidak hadir pada Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota LKPJ Keuangan Bupati Tebo Tahun 2015 pada Selasa (02/08/2016) tampaknya harus siap - siap menerima surat peringatan (SP) 1 (satu).

Bagaimana tidak, dari 35 Anggota Dewan Kabupaten Tebo yang terhormat yang hadir hanya 10 anggota dewan saja termasuk sejumlah anggota dewan yang merupakan kader Golkar, kondisi ini tentunya menjadi cibiran banyak pihak, terlebih menurut pimpinan DPRD Tebo Paripurna tersebut tidak bergantung kepada jumlah quorum yang hadir.

"Ini Paripurna LKPJ Keuangan Bupati, jadi walaupun tadi banyak yang tidak hadir, Paripurna tetap sah. Sebab sesuai dengan Peraturan Pemerintah apabila LKPJ tidak ditanggapi dalam jangka waktu 30 hari setelah LKPJ diterima, maka dianggap tidak ada rekomendasi untuk penyempurnaan, artinya kita dewan yang rugi kalau tidak hadir,"ujar Ketua DPRD Tebo Agus Rubyanto.


Terkait hal ini pun, Agus Rubyanto selaku Ketua DPD Golkar Tebo mengaku akan mengambil tindakan terhadap kader Golkar yang menjabat sebagai anggota dewan namun sengaja tidak hadir, atau tanpa keterangan tidak hadir pada Paripurna tersebut.

"Saya akan berikan surat peringatan pertama kepada kader Golkar yang tidak hadir, soalnya tugas kita sebagai anggota dewan itu ya rapat seperti ini, jadi ya harus hadir,"tegasnya.(p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement