Monday, 1 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Rumah Pintar (Rupin) Tebo yang dikelolah pihak Disbudpora Tebo menuai kecaman dan keluhan dari pihak orang tua anak. Pasalnya pengelolaan Rupin yang digunakan sebagai TPA tersebut dinilai tidak prosesional dan asal-asalan. Bahkan belakangan muncul isu jika Rupin sengaja diciptakan untuk mengeruk keuntungan pihak tertentu.

Terkait hal itu, Hj Saniatul Lativa Ketua TP PKK Tebo saat dikonfirmasi PORTALTEBO.com, menjelaskan jika selama ini aktivitas Rumpin berjalan sesuai jadwal. "Waktu awal buka, banyak peserta yang mendaftar. Hampir dari seluruh sentra ada yang mendaftar,"ujar buk Sani sapaan Hj. Saniatul Lativa, Senin (1/8/2016).

Hanya saja, lanjut dia, ada perbedaan jadwal latihan setiap sentra. "Ada sentra yang melakukan pertemuan dua kali seminggu, ada juga yang tiga kali seminggu. Mungkin jadwalnya saja yang berbeda antar sentra. Makanya terkesan seperti tidak ada kegiatan disana (Rumpin), "jelasnya.

Diakui buk Sani, keberadaan Rumpin dibawah naungan TP PKK Tebo. Meski demikian, dia mengaku tidak begitu mengkordinir aktivitas Rumpin tersebut.

"Sepengetahuan saya semua aktif. Begitu juga dengan pengurusnya, semua aktif," tuntasnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement