Monday, 22 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Bimtek Kepala Desa se-Kabupaten Tebo yang dilaksanakan di Jogja beberapa waktu lalu menjadi sorotan sejumlah pihak karena di duga menghambur-hamburkan uang dan terkesan kurang efisien. Terkait tudingan tersebut Kepala BPMPD Tebo di dampingi sekretarisnya angkat bicara.

Kepada PORTALTEBO.com Kepala BPMPD Haryadi bersama sekretarisnya Suyadi, Senin (22/08/2016) mengatakan bahwa tudingan tersebut tidaklah benar, sebab semua hal yang dilaksanakan pada Bimtek tersebut sesuai dengan prosedurm

"Siapapun boleh berasumsi seperti apa, yang jelas apa yang sudah kami lakukan itu semuanya tepat pada prosedur yang sudah di tetapkan dan tidak menyalahi aturan,"ujar Suyadi sekretaris BPMPD saat mendampingi Kepala BPMPD.

Selain itu, terkait dana sebesar 10 juta Rupiah yang di gelontorkan oleh setiap Kades yang mengikuti BIMTEK beberapa waktu lalu, kepala BPMPD juga menjelaskan bahwa dana tersebut untuk keperluan kades yang bersangkutan, termasuk uang saku.

"Dana yang di keluarkan oleh setiap kades 10 juta itu semuanya untuk keperluan Bimtek dan uang saku kades itu sendiri, kami tidak pernah memungut biaya untuk keperluan pribadi kami,"tegas Haryadi pula.

Ditambahkannya lagi olehnya, bahwa khusus untuk Pegawai BPMPD yang ikut hadir di Bimtek tersebut menggunakan dana SPPD tanpa mengganggu sedikitpun dana 10 Juta pada kades-kades yang berangkat Bimtek.

"Kalau kami selaku pendamping kades-kades yang berangkat bimtek kemarin itu tidak sedikitpun meminta kepada kades, kami menggunakan SPPD kami sendiri,"pungkasnya.(p04)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement