Monday, 1 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Sepertinya, tenaga honor atau tenaga honorer di Rumah Pintar (Rupin) Sulthan Thaha Syaifuddin (STS) Kabupaten Tebo, sedikit bernapas lega. Pasalnya, pada pembahasan APBD Perubahan akan diusulkan kenaikan honor untuk tutor atau tenaga kontrak tersebut. Hal ini dikatakan oleh Hj. Saniatul Lativa Ketua TP PKK Tebo.

"Untuk honor tenaga kontrak atau totor, sudah diusulkan untuk disamakan. Nanti di APBD Perubahan akan dibahas," ujar ibu Sani saat dikonfirmasi PORTALTEBO.com terkait honor tenaga kontrak hanya Rp 400 ribu per bulan,Senin (1/8/2016).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ada kekesalan dari salah seorang tenaga kontrak Rupin yang namanya juga enggan dipublish. Ia menilai selama ini ada ketimpangan dalam hal pembagian hak terhadap dirinya dan tenaga kontrak lainnya. Sejak mulai berdirinya Rupin hingga kini dirinya belum merasakan adanya kenaikan honor. Padahal jika dilihat dari latar belakang pendidikan dan totalitasnya dalam bekerja tidak perlu diragukan. Sementara tenaga yang lain kata dia baik itu pengurus ataupun kontrak upah yang diterima terus naik.

"Mereka kerjanya dak ada, cuma makan gaji buta be. Jarang ada di Rupin tapi tiap bulan begaji juga," ucapnya kesal. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement