Tuesday, 9 August 2016

author photo
PORTALTEBO.com - PMI sebagai pendukung pemerintah dalam melaksanakan kegiatan di bidang sosial kemanusiaan perlu meningkatkan kapasitas organisasinya. Masalah bencana alam, kesehatan dan donor darah perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah karena kesehatan sangat mencakup segala aspek rutinitas dalam segala bidang. Namun, hal itu tentunya harus melibatkan seluruh stakeholder tidak terkecuali dengan menggandeng PMI disetiap tingkatan.

Sementara itu, dalam menunjang kegiatan kemanusiaan PMI Kabupaten Tebo, perlu meningkatkan keterampilannya di bidang pelayanan kesehatan seperti masalah Emergency/Transportasi pasien gawat darurat. Salah satunya dengan cara menyiapkan tim pelayanan  peralatan yang lengkap, SDM yang terlatih dan profesional (memiliki kelengkapan persyaratan sertifikat Pelayanan), sehingga dapat membantu dan melayani masyarakat sesuai kapasitas yang di miliki PMI Kabupaten Tebo.

Untuk itu, PMI Kabupaten Tebo mengutus 10 Sukarelawan dari Unsur TSR dan KSR mengikuti Pelatihan Pelayanan Ambulan di Markas PMI Provinsi Jambi 09 - 15 Agustus 2016.

"10 Sukarelawan kami berangkatkan ke Jambi untuk mengikuti pelatihan ini selama satu minggu, hanya 30 Peserta yang mengikuti Pelatihan se Provinsi Jambi" tutur Slamet Setya Budi selaku Sekretaris PMI Kabupaten Tebo, pada press rilis ke PORTALTEBO.com, Selasa malam (9/8/2016).

Pelatihan ini, lanjut dia, didukung sepenuhnya oleh PMI Pusat dan PMI Provinsi Jambi. Sementara itu, 10 peserta dari PMI Kabupaten Tebo yang mengikuti kegiatan tersebut ada yang memiliki background sebagai Baurkes Poliklinik Polres Tebo dan Perawat Pelaksana Ruang VIP RSUD STS Kabupaten Tebo.

"Diharapkan nantinya ada sinergi dengan pemerintah kabupaten melalui BPBD, DINSOS, DINKES, klinik kesehatan maupun organisasi kemanusiaan lainnya mengingat penanganan bencana dan pelayanan masyarakat memerlukan kerjasama antar lintas sektoral dan PMI Terbuka untuk itu" tutur Marsudi selaku Anggota Pengurus PMI Kabupaten Tebo.

Diketahui, kegiatan PMI bukan hanya sebatas Donor Darah namun mencakup berbagai aspek terkait Penanggulangan Bencana dan Pelayanan Masyarakat. PMI Tebo juga memiliki SDM terlatih terkait kebencanaan yaitu dibidang Psychosocial Support Programme (PSP), SAF (Safer Access Framework), Pertolongan Pertama, Assessment, Water Rescue, dan Shelter imbuh Marsudi. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement