Tuesday, 26 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Untuk yang kesekian kalinya nama bida  terseret kembali dalam kasus asusila di Kabupaten Tebo, tentunya hal tersebut mencoreng nama baik abdi negara yang kerjanya mengurusi kesehatan masyarakat ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa hingga saat ini bidan berinisial H yang melakukan perbuatan tidak senonoh dengan pria bukan suaminya tersebut belum bisa dikonfirmasi untuk memberikan jawaban dan klarifikasi.

Mengenai hal ini, beberapa warga dan tokoh masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tebo dapat bertindak tegas apabila terjadi tindakan asusila yang dilakukan PNS sebagai abdi negara, dan diharapkan Lembaga Adat Tebo dalam hal ini juga mengambil tindakan yang diharapkan dapat menjadi efek jera.

"Kalau sudah begini kan kita yang malu, PNS yang terdidik aja begitu, sementara sanksinya ga ada, dan kalau adapun gak bakalan bikin jera. Jadi hal-hal semacam ini lembaga adat harus ikut andil dalam pemberian sanksilah, sanksi sebagai masyarakat adat tebo,"pinta salah satu warga yang enggan identitasnya dipublikasikan.

Sementara itu terkait persoalan itu, ‎Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tebo, Kamal Effendi menyebut bahwa pihaknya mengedepankan azas praduga tak bersalah.

Jika video dilakukan suka sama suka, menurutnya belum tentu oknum bidan tersebut bisa dinyatakan bersalah. "Seperti video Ariel dan Luna Maya, kan yang dipidana cuma Ariel saja," kata Kamal.

Namun demikian, apapun itu tindakan tersebut kata dia tetap mencoreng institusi dan merusak nama korp serta Kabupaten Tebo.

"Makanya kita akan cek kebenaran video tersebut, akan kita cari tahu dulu tugas terakhirnya di mana. Bagaimanapun itu tetap tindakan amoral," ulas Kepala BKD.

Hanya saja, Kamal belum bisa memberi penjelasan secara detail konsekuensi seperti apa yang akan diberi. "Pokoknya kita dalami dulu," pungkas dia.‎

Ini untuk kesekian kalinya Pemkab Tebo dihadapkan dengan kenakalan pegawainya, belum lama oknum PNS berinisial NA ketangkap Satpol PP saat tengah mesum dengan seorang bidan berinisial RP di sebuah kamar hotel melati Muara Tebo.

Kemudian, di waktu yang berdekatan masyarakat Tebo terutama pengguna media sosial juga dihebohkan dengan tersebarnya foto-foto bugil oknum PNS berinisial yang mengajar di salah satu SD.

Belum lagi catatan hitam 11 PNS Tebo yang semuanya wanita‎ ketahuan sedang karaoke di tempat hiburan kawasan pasar Muara Bungo saat jam kerja.

Menilik berbagai tindakan amoral yang banyak dilakukan, Pemkab Tebo tampaknya butuh kerja ekstra untuk menjaga etika ‎pegawainya agar tak mencoreng nama baik pemerintah daerah dan tentu masyarakat Tebo secara umum. (p09) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement