Wednesday, 20 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Tebo membantah menerima laporan resmi dari PT PAH yang saat ini sahamnya sudah dibeli oleh PT Goll tbk, atau anak perusahaan dari PT.Tiga pilar sejahtera (TPS) Foot.

“Secara resmi kami belum menerima laporan dari perusahaan PT.PAH mengenai kerugian tersebut. Kalau secara lisan memang iya, mereka (pihak perusahaan,red) mengaku mengalami kerugian sebanyak 1,6 miliar," ujar Errafiq Erfianli,SP, Kabid Bina Usaha Disbun Tebo, dihadapan sejumlah perwakilan petani PT. PAH diruanga kantornya, Rabu (20/07/2106).

Rafiq sapaan Errafiq Erfianli berjanji akan menindak lanjuti segala keluhan dan persoalan petani di PT PAH. “Keluahan ini akan saya sampaikan ke pak kadis (Supadi). Nanti akan kita tindak lanjuti. Apakah benar perusaah mengalami kerugian hingga 1,6 milyar,” kata dia lagi.

Dirinya menambahkan, jika ada laporan resmi mengenai kerugian yang dialami perusahaan tersebut, pemerintah akan menurunkan tim audit. Tim audit tersebut bisa dari pemerintah atau dari luar pemerintah alias audit eksternal. “Yang jelas jika ada laporan resmi, kita akan menurunkan tim audit,” ucapnya.

Saat disingung terkait masalah bagi hasil, Rafiq mengaku lupa, “Saya lupa waktu tepatnya, yang jelas permohonan penilaian kebun sudah disampaikan oleh pihak perusahaan kepada Dinas Perkebunan Tebo, sayangnya masih ada sejumlah persyaratan yang belum dilengkapi, namun pihak perusahaan sudah kami desak untuk segera melengkapinya," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak perusahaan melalui Nanang Hermawan, menejer plasma PT.PAH atau PT.Goll tbk mengatakan belum bisa merealisasikan soal pembagian hasil seperti yang diinginkan petani. Alasanya, karena perusahaan masih mengalami kerugian sekitar Rp 1,6 miliar.


"Perusahaan belum bisa mengeluarkan pembagian hasil selayaknya, karena saat ini perusahaan masih mengalami kerugian. Dan rincian kerugian tersebut sudah kami laporkan kepada Dinas Perkebunan Tebo sebagai fasilitator untuk membantu mencarikan jalan keluarnya," kana Nanang beberapa waktu yang lalu. (p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement