Sunday, 31 July 2016

author photo
Sumber Internet 
PORTALTEBO.com - Di satu sisi warga masih banyak yang mengeluhkan pelayanan PLN di Kabupaten Tebo, di sisi lainnya Pemerintah Kabupaten Tebo juga mengeluhkan pendapatan pajak PLN yang dirasa belum optimal.

Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Tebo dikonfirmasi terkait rendahnya PAD PLN pada semester I hanya mencapai 41 persen, pihak Dispenda Tebo juga tidak menampik bahwa PAD PLN masih belum optimal.

"Saat rapat sudah kita bahas, alasan pihak PLN katanya banyak pelanggan yang nunggak,"ujar Kepala Dispenda Tebo melalui Agung.

Menurut data Dispenda bahwa semester I ini restribusi PLN untuk Pajak Penerangan Lampu Jalan (PPJ) baru masuk sebesar Rp 3,7 miliar. Sementara menurut Agung berdasarkan target yang ditetapkan Dispenda nilainya mencapai Rp 8,9 miliar.

"Soal ini Dispenda beserta Sekda nanti bakal mengundang pihak PLN lagi untuk duduk bersama memecahkan masalah tunggakan ini,"jelasnya.

Sementara itu belakangan ini terkait pelayanan PLN sendiri warga banyak mengeluahkan sering terjadinya pemadaman berulang kali disaat tidak hujan, kemudian seringnya pemadaman tanpa ada pemberitahuan atau informasi.

"Soal nungguk itu kan urusan PLN yang nagih, masak kami yang bayar jugo harus kena padamkan juga kalau alasannya listrik sering padam. Yang nunggak tu baelah dipadamkan. Ko kini sering nian padam, informasi dakdo, kalo ado informasi enak jugo,"keluh beberapa warga beberapa waktu lalu.(p09) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement