Thursday, 21 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Berada di posisi Delapan pada MTQ Tingkat Provinsi Jambi di Merangin Kabupaten Tebo harus kembali meningkatkan prestasi kafilah dan melahirkan kembali bibit baru. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Kesra Setda Tebo M Isya.

"MTQ tingkat kabupaten harus diperketat, kita harus berupaya meningkatkan kualitas kafilah kita, dan juga harus mampu mencetak kafilah baru, sebab setiap ajang MTQ harus memenuhi aturan terkait usia peserta,"ujar M Isa.

Dikatakannya lagi bahwa jika tahun lalu Sarolangun urutan pertama, batanghari kedua, kota jambi ketiga, Tebo keempat, dan Tanjabtim kelima, tahun ini Kota jambi pertama dengan nilai 103, Batanghari kedua dengan nilai 49, diikuiti Tanjabbar dengan nilai 40, Tanjabtim dengan nilai 36, Sarolangun dengan nilai 31, Merangin dengan nilai 28, Bungo dengan nilai. 26, Tebo dengan nilai 23, Kerinci dengan nilai 10, Kota Sungai Penuh dengan nilai 10, Muaro Jambi dengan nilai 5.

Disamping itu dakui M Isa bahwa merosotnya prestasi MTQ di Kabupaten Merangin salah satu faktor yang mempengaruhi adalah karena beberapa peserta yang tampil di MTQ lalu banyak tidak bisa ikut tampil, salah satunya Mupreni Mukmin yang sebelumnya juara 1 untuk 20 juz tidak bisa tampil karena berangkat ke Yaman, begitupula dengan yang lainnya.

"Ada beberapa peserta kita yang berprestasi kemarin tidak bisa tampil, karena ada yang belajar keluar negeri Yaman maupun lainnya. Tapi yang jelas kita memang tidak pasang target, dan kita puas dengan hasil ini,"pungkasnya.(p09) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement