Thursday, 14 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com  - Dikutip dari situs BERITASATU.com bahwa terjadi aksi perampokan mewarnai pekan terakhir perayaan Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah di Kota Jambi. Sebuah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kelurahan Penyekat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi menjadi sasaran perampokan pada, Rabu (13/7) dini hari. Sekitar Rp 100 juta uang milik SPBU raib digasak perampok tersebut. Jajaran kepolisian di Jambi masih memburu perampok tersebut hingga Rabu malam.

Kapolresta Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bernard Sibarani didampingi Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Telanaipura Kota Jambi, Komisaris Polisi (Kompol) Ahmad Bastari Yusuf menjelaskan, pihaknya sudah menerjunkan satuan reserse kriminal (Reskrim) Polresta Jambi untuk memburu perampok tersebut. Pengejaran perampok SPBU tersebut juga dibantu Satuan Reskrim Polda Jambi.

“Kami masih memburu perampok SPBU tersebut hingga Rabu malam. Untuk mencegah kaburnya perampok tersebut ke luar Jambi, jajaran Polda Jambi melakukan pemeriksaan kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah perbatasan Jambi – Sumatera Selatan, batas Jambi – Riau serta batas Jambi – Sumatera Barat. Kemudian pemeriksaan penumpang pesawat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi juga diperketat,” jelasnya.

Dijelaskan, perampokan SPBU Penyengat Rendah Kota Jambi tersebut berawal ketika karyawan hendak menutup SPBU, Rabu (13/7) dini hari. Ketika karyawan masuk ke kantor SPBU, tiba – tiba datang dua orang laki-laki menggunakan topeng. Kedua orang tersebut langsung menodongkan senjata api laras panjang ke arah karyawan yang berada di dalam kantor.

Seorang perampok masuk ke dalam kantor dan meminta uang kepada karyawan SPBU, sedangkan seorang lagi menunggu di atas sepeda motor.

“Menyadari jiwanya terancam, karyawan tersebut pun tidak bida berkutik. Kasir SPBU tersebut pun terpaksa menyerahkan uang hasil penjualan bahan bakar minyak (BBM) sekitar Rp 100 juta kepada perampok. Setelah mendapatkan uang tersebut, kedua perampok tersebut pun langsung melarikan diri,” katanya.

Bernard Sibarani mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan terhadap beberapa karyawan SPBU Penyengat Rendah, Kota Jambi. Karyawan SPBU tersebut sudah menjelaskan ciri-ciri para perampok. Kemungkinan perampok tersebut masih bersembunyi di Jambi.

Sumber BERITASATU.com 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement