Sunday, 24 July 2016

author photo
Deby Erwin Ketua PC PMII Tebo bersama Afriansyah Ketua GPT saat mengambil sample air di desa Lubuk Mandarsyah
PORTALTEBO.com  – Di wilayah Kabupaten Tebo ternyata ada sumber mata air yang airnya bisa lagsung diminum. Potensi alam tersebut berada di Desa Lubuk Mandarsah, Kecamtan Tengah Ilir.

Sayangnya, disekitar lokasi sumber mata air yang menjadi kebanggaan masyrakat tersebut sudah banyak ditanami kelapa sawit. Dikawatirkan, keberadaan tanaman kelapa sawit itu justru merusak sumber mata air. Seperti yang diungkapkan oleh Afriansyah Ketua Gerakan Pemuda Tebo (GPT).

“Bayangkan saja satu batang kelapa sawit bias menghabiskan air sebanayak 20 liter per hari. Jika ini dibiarkan, tentu akan merusak sumber mata air,” ujar Afriansyah kepada PORTALTEBO.com, Minggu (24/7/2016).

Untuk itu, Afriansyah minta kepada masyarakat Desa Lubuk Mandarsah khususnya pemilik kebun sawit, Pemkab Tebo dan seluruh masyarakat Tebo untuk sama-sama menjaga dan meestarikan sumber mata air yang menajdi kebagaan masyarakat tersebut.

“Ini asset kita, asset masyarakat Tebo. Kalau bukan kita yang menjaga dan mengembangkannya, siapa lagi. Mari kita jaga dan rawat bersama,” himbaunya.

Untuk diketahui, kata Afriansyah, sedikitnya da 7 titik atau sumber mata air di Desa Lubuk Mandarsah. Dari 7 titik tersebut semua masih aktif atau mengeluarkan air. “Kemarin (Jumat 22/7/2016), saya bersama Deby Erwin (ketua PC PMII Tebo) sudah mengambil samplenya untuk diuji Leb. Mudah-mudahan hasilnya bagus biar bias dikembangkan,” harapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Deby Erwin Ketua Umum PC PMII Tebo, “Sample airnya sudah kita serahkan ke perusahaan air mineral Aguen yang dikelola PT Tirta Murni Jaya. Kata pihak perusahaan, sample air tersebut akan di uji leb di Jakarta biar hasilnya cepat dan akuran,” tutup Deby. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement