Tuesday, 12 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Dalam rangka pelaksanaan program guru pembelajar, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa, akan menyelenggarakan Pelatihan Intruktur Nasional Guru Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris SMP dan SMA yang akan bertugas melatih Guru Pembelajaran mode tatap muka region DKI Jakarta - 3 untuk mata pelajaran bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pelatihan guru ini akan dilaksanakan selama 10 haru mulai tanggal 15-24 Juli 2016, di Hariston Hotel and Suites, Jakarta Utara, yang diikuti oleh perwakilan guru dari kabupaten kota di 3 Provins, yakni Provinsi Aceh, Bengkulu dan Jambi.

Untuk Provinsi Jambi, perwakilan guru yang akan mengikuti pelatihan tersebut diantaranya dari Kabupaten Tebo. Hal itu diketahui dari surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 22 Juni 2016.

Surat yang bernomor 1582/B6/PP/2016, dengan perihal pemanggilan peserta pelatihan tersebut, ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di tiga provinsi (Aceh, Bengkulu dan Jambi).

Dalam surat tersebut juga disebutkan persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta, serta nama-nama para peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut.

Untuk Kabupaten Tebo, ada 9 guru yang terdaftar sebagai peserta diantaranya, 3 guru SMA yaitu dua orang dari SMAN 3 dan 1 orang dari SMAN 7. Dua dari SMK yakni SMKN 2 dan SMKN 5. Untuk tingkat SMP ada 4 guru yang terdaftar, yakni dari SMPN 21,SMPN 27, SMPN 30 dan SMPN 38.

Sayangnya, informasi tersebut diduga belum disampaikan oleh Dinas Dikbudpora Tebo kepada para peserta. "Belum ada pemberitahuan dari Dinas (Dikbudpora Tebo) jika saya salah satu peserta pelatihan itu," ujar salah satu guru yang namanya tercantum sebagai peserta pelatihan.

Guru yang tidak ingin namanya disebutkan ini mengatakan, pelatihan tersebut sangat besar manfaatnya menunjang karir bagi profesi dia sebagai guru. Untuk itu, dia minta kepada Dinas Dikbudpora Tebo agar tanggap dan segera mengonfirmasikan kepada yang bersangkutan terkait segala informasi yang berhubungan dengan profesi guru (pelatihan guru).

"Banyak informasi yang menunjang profesi guru, namun tidak disampaikan oleh pihak dinas kepada yang bersangkutan. Kalaupun disampaikan, itu waktunya sudah mepet atau pas pelaksanaan," kata dia. (p08) 


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement