Monday, 11 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Tebo terkait isu beredarnya vaksin palsu seperti yang di temukan pada beberapa provinsi lainnya selain Jambi. Sementara itu masyarakat hingga saat ini pun masih menunggu pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tebo terkait hal tersebut.

Jika sebelumnya salah satu organisasi kemahasiswaan di Tebo sudah melontarkan harapan agar pemerintah menjamin vaksin yang beredar di Tebo, kali ini beberapa ibu - ibu dan orang tua masih sangat berharap pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tebo untuk memberikan informasi terkait keamanan vaksin yang digunakan dalam wilayah Kabupaten Tebo.

"Isu ini sudah terlampau sering kita dengar dan kita lihat, emang sih diluar daerah kita, tapi kita cemas juga. Kami sangat berharap pemerintah kita bisa keluarkan pernyataan lah supaya kita - kita tidak merasa cemas,"ujar beberapa orang tua balita yang enggan identitasnya di publikasikan.

Sekedar mengingatkan bahwa Ketua Umum PC PMII Tebo Deby Erwin kepada PORTALTEBO.com sempat mengatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan statement tegas dari Pemerintah Kabupaten Tebo bahwa vaksin yang saat ini disediakan oleh Dinas Kesehatan Tebo, terutama yang berada di tangan para bidan adalah vaksin yang aman dan benar-benar asli.

"Masyarakat sudah mulai resah, kami harap pemerintah peka soal ini dan cepat mengambil tindakan, bahkan kami berharap agar pemerintah memberikan statement tegas dan menjamin bahwa vaksin yang beredar di bidan atau puskesmas aman dan asli,"ujar Deby Erwin.

Untuk diketahui di beritakan sebelumnya, terungkapnya peredaran Vaksin Palsu oleh Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI yang menggerebek sebuah rumah mewah di Perumahan Kemang Pratama Regency, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Rabu malam, 22 Juni 2016 lalu membuat cemas para ibu balita di Kabupaten Tebo.(p09) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement