Thursday, 28 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Tidak terima atas kejadian yang dialami anak perempuannya, R (28) warga Desa Betung Bedarah Kecamatan Tebo Ilir akhirnya melaporkan kejadian tersebut sejak dua minggu lalu. Ironisnya, harap dapat dukungan dari warga maupun pihak keluarga pelaku, justru ejekan yang ia dapat lantaran miskin sehingga diyakini sekelompok orang tersebut laporannya tidak akan di gubris polisi.

"Setelah saya bujuk pada malam harinya, akhirnya dia menceritakan semuanya. Merasa tidak senang besok harinya pada tanggal 13 juli 2016 kejadian ini saya laporkan kepolsek tebo ilir dengan nomor: LP/B-/31/VII/2016/ Res tebo/sektor tebo ilir,"ungkap R.

Soal inipun menurut R sejak dua minggu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tebo Ilir, pihak keluarga masih belum dipanggil Kepolisi.

"sudah saya laporkan 2 minggu yang lalu, tapi tidak ada tindak lanjutnya, dipanggil saja belum,"bebernya.

Bahkan yang menyayat hati, pengakuan si Ibu gadis malang ini bahwa katanya,"*e*a*g*a saya malah mengejek, mengatakan mana mungkin polisi mau menanggapi laporan orang miskin seperti kami, mereka keluarga pelaku malah menantang dan mengaku punya bekingan kuat dikepolisian, bukannya merasa kasihan melihat kami mereka malah menghina keluarga kami,mentang- mentang kami orang tidak punya, kami berharap pak polisi tolong diusutlah ini,"keluhnya.(tim) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement