Friday, 29 July 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Pemerintahan Kecamatan Sumay kembali di hantam badai birokrasi pada tingkat jajaran desa, dimana berkembang isu bahwa Kepala desa Tambun Arang yang baru saja dilantik pada juni 2016 menggelapkan silva ADD tahun 2015 tanpa dokumen.

Menurut informasi yang dihimpun PORTALTEBO.com dari beberapa sumber bahwa sebelum terjadinya dugaan penggelapan dana tersebut, sejumlah perangkat desa lama dipecat, bahkan dikabarkan Sekdes desa tersebut dipindahkan.

Adapun kabar yang berkembang yaitu silva ADD tahun 2015 lalu yang seharusnya ada di saldo sebesar 46 juta, didalam rekening hanya tinggal 21 juta saja.

"Cerita yang ada di desa sekarang begitu, banyak perangkat diberhentikan dan sekdes juga dipindah kabarnya terkait dana silva itu, kabarnya kades sudah cairkan dana langsung ngundurkan diri, tapi di chek langsunglah supaya tidak salah infonya. Soalnya kita tidak tau pasti nian, cuma kabarnya senin kalau duit itu idak di kembalikan maka akan dilaporkan ke polres,"sebut warga yang enggan identitasnya dipublikasikan PORTALTEBO.com terkait desas-desus tersebut.

Terkait hal itu kepada beberapa awak media, Sekretaris BPMPD Tebo, Suyadi, mengatakan bahwa informasi dari warga memang betul adanya.

"Kalo soal itu memang saya ada dengar, tapi pastinya nanti kita koordinasi dengan pihak inspektorat," sebutnya.

Soal kabar inipun pihaknya mengusulkan jika memang terjadi kesalahan atau temuan terkait dana desa, harusnya dikembalikan saja.

"Kalau memang telah dicairkan, mohon dikembalikan. Karena itu uang negara bukan pribadi, dan kalau lewat 60 hari, ya proses hukumlah lagi,"bebernya.(tim) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement