Sunday, 24 July 2016

author photo
PORTALETEBO.com - Diduga oknum istri salah satu Kepala Desa (Kades) di Kecamtan Tebo Ulu meminta jatah raskin ke tiap warga. Tidak tanggung-tangung per kepala keluarga (KK) dimintai sebesar 5 kilo.

Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, penyimpangan Raskin berawal dari keterangan salah seorang warga yang namanya enggan ditulis. Dirinya menyebutkan jika istri kades tersebut pernah menyampaikan hal itu kewarga.


"Yang saya tangkap dari bahasanya dia (istri kades'red) minta jatah raskin tu ngomong kalau mau ngasih payo, kalo idak jugo dak papo," sebutnya.

Namun jika mendengar nada penyampainnya, warga menduga nantinya bakal dibawah kendali atau tekanan istri kades. “Takutnyo kalo warga dak ngasih urusan jadi dak lancar," ucapnya lagi.

Sementara itu Hendri Nora, Kabag Ekbang saat dimintai tanggapannya terkait kasus ini, tidak membenarkan adanya praktek seperti itu. "Itu tidak dibenarkan. Jelas menyalahi aturan. Masih banyak warga kurang mampu yang membutuhkan Raskin," tegasnya.

Dirinya berjanji bakal menindaklanjuti kasus tersebut. Pihaknya bakal menyurati kecamatan untuk koordinasi selanjutnya turun ke lapangan. “Nanti saya kroscek kelapangan. Minta kerjasamanya juga dengan pihak kecamatan,” tuntasnya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement