Monday, 20 June 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Hendriyanto Kabid Pertambangan di Dinas Energi Sumberdaya dan Mineral (DESDM) Kabupaten Tebo menegaskan, saat ini pihaknya tidak memiliki wewenang terkait aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Tebo. Hal itu dikatakannya saat dikonfirmasi PORTALTEBO.com terkait aktivitas tambang batubara oleh PT HKI di Desa Muaro Sekalo, Kecamatan Sumay, Senin (20/6/2016).

"Itu wewenang DESDM Provinsi Jambi. Sekarang kita tidak punya wewenang lagi terkait aktivitas tambang, "ujar Hendriyanto di kantornya.

Yang mesti dipertanyakan, lanjut Hendriyanto, apakah PT HKI tersebut sudah memenuhi tanggung jawabnya atau kewajiban sebagai perusahaan tambang. Salah satunya melakasanakan reklamasi lokasi tambangnya.

"Sudah lama vakum karena mereka (perusahaan) tidak memenuhi kewajiban. Tidak tahu juga mengapa mereka sekarang kembali melakukan aktivitas. Coba tanyakan ke dinas Provinsi (DESDM Provinsi Jambi), "kata dia.

Saat disingung apa tindakan yang akan dilakukan oleh DESDM Tebo, Hendriyanto mengaku menunggu pemberitahuan dari provinsi. "Kita menunggu saja dari provinsi. Apakah perusahaan tersebut sudah diizinkan atau tidak untuk beraktivitas kembali. Karena itu memang wewenang provinsi," singkatnya.

Sekedar mengingatkan, Sudah lama tidak beraktivitas, tiba-tiba dalam beberapa hari ini PT HKI yang bergerak pada usaha tambang batubara mulai melaksanakan aktivitasnya di desa Muaro Sekalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo. Hal itu diungkapkan Tarmizi warga setempat.

"Dari tanggal 15 Juni kemarin sudah beraktivitas," ujar Tarmizi pada PORTALTEBO.com.

Pada aktivitasnya, lanjut Tarmizi, pihak perusahaan tidak melibatkan putra daerah. "Cuma humasnya saja putra daerah. Kalo tenaga kerja tidak ada, "ujarnya lagi.

Yang menjadi pertanyaan, kata Tarmizi, seperti apa izin tambang perusahaan tersebut. Pasalnya, sudah lama perusahaan tersebut vakum tanpa ada aktivitas. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement