Friday, 24 June 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Menjawab pertanyaan salah seorang netizen, yang mengirim pertanyaan kepada PORTALTEBO.com melalui No Hp 08137947xxxx, dengan pertanyaan, "Assalamu'laikum Ustadz, Ustadz mana yang lebih baik bayar zakat fitrah ke masjid atau langsung ke anak yatim atau orang tidak mampu?  Terus mau tanya hasil zakat fitrah itu yang berhak menerimanya siapa, dan boleh digunakan untuk apa uangnya?,"tanyanya.

Terkait pertanyaan ini berikut jawaban Ustadz Firdaus S.Pd.I, M.Pd.I.

"Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Bismillahirrahmanirrahim, sebaiknya membayar zakat fitrah kepada Amil Zakat (biasanya di masjid), karena kalau membayar langsung, seandainya kita salah sasaran maka kita yang menanggung akibatnya sendiri, bila dengan amil maka merekalah yang bertanggung jawab bila terjadi kesalahan distribusi.

Selanjutnya, ada 8 Ashnaf (golongan) yang berhak menerima zakat, yaitu:
1. Orang-orang fakir, 
2. Orang-orang miskin, 
3. Para amil, 
4. Muallaf, 
5. Budak mukatab (yang  ingin mengangsur harga dirinya, bila lunas ia merdeka), 
6. Gharim (orang yang punya banyak hutang), 
7. Sabilillah (para mujahid yg berperang di jalan Allah yg tidak mempunyai hak dalam honor sebagai tentara), 
8. Ibnu sabil atau orang yang bepergian atau orang yg hendak bepergian untuk menjalankan sebuah ketaatan, bukan kemaksiatan. 

Bila anak yatim ada termasuk salah satu asnaf di atas maka, ia berhak menerima zakat, kecuali jika anak yatim tadi kaya, maka tidak berhak.

Kemudian, masing-masing asnaf tersebut, boleh menggunakannya sesuai kebutuhan mereka masing-masing (sesuai kebutuhan asnaf mereka), khususnya fakir miskin, maka untuk kebutuhan pokok masing-masing. Wallahu a'lam bisshowab.
(Lihat alfiqhul islam wa adillatuhu dan Fiqhussunnah)," jelas Ustadz Firdaus.

Semoga Bermanfaat.(p03)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement