Saturday, 18 June 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Petugas Kesehatan Puskesmas Rimbo Ulu diduga lalai dalam melakukan penanganan medis. Akibatnya, Dian Reza Alfaruk (DRA) balita berumur empat bulan buah hati dari pasangan Rokhim dan Eka, tewas setelah mendapat imunisasi DPT dari Bides Sukamaju Kecamatan Rimbo Ulu.

Kronologis kejadian, Senin (13/6) korban dibawa orang tuanya ke posyandu di Jalan Lawu Desa Sukamaju. Setelah mendapatkan suntikan Imunisasi DPT oleh Bides bernama Rahma, kondisi suhu badan korban naik atau mengalami panas tinggi yang tak kunjung reda.

Lalu, orang tua korban berinisiatif membawanya ke salah satu Bidan terdekat. Namun bidan tersebut menyarankan kepada orang tua korban untuk merujuknya ke Rumah Sakit Muara Bungo.

Sesampainya di Rumah Sakit, korban mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, karena korban sebelumnya mengalami muntah-muntah dan mengeluarkan cairan sangat banyak, nyawa korban pun tidak tertolong.

Kepala Puskesmas Rimbo Ulu Unit IX dr Sanusi saat dikonfirmasi mengatakan, sebelum di Imunisasi DRA memilki riwayat kesehatan kelainan Jantung. "Korban ada Kelainan penyakit Jantung, "ujarnya.

Bahkan, dr Sanusi saat dikonfirmasi menantang kepada awak Media yang mengkonfirmasi perihal kejadian tersebut untuk mempublikasikannya hingga seluruh Indonesia. "Silahkan Siarkan ke Seluruh Indonesia" Tantang dr Sanusi dengan Nada Tinggi

Sementara, Rahma Bides Pustu Desa Sukamaju Kecamatan Rimbo Ulu yang memberikan imunisasi kepada korban, mengatakan bahwa dirinya menjalankan tugas sesuai prosedur dan atas perintah dari pihak puskesmas.

"Mana mungkin salah memberikan obat (imunisasi). Yang di imunisasi kan banyak, kalau salah obat ya mati semua, "katanya.

Sementara itu, orang tua korban Rokhim melalui jakenya Mbah Kardimin membantah jika cucunya memiliki riwayat kelainan jantung. "Cucu saya ngga sakit jantung, sehat dari lahir, "ungkap Kardimin.

Diakuinya, cucunya pernah sakit dan dibawa berobat ke dokter spesialis anak di Rimbo Bujang. Waktu itu dokter menyatakan jika cucunya sehat dsn hanya terkena flu biasa.

"Cucu Saya memang pernah dibawa berobat ke dokter Spesialis, dan dokternya bilang hanya terkena flu biasa" pungkas Kardimin dan diamini oleh Ibunda Korban Eka. (tim) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement